Teh herbal telah dikonsumsi selama berabad – abad oleh orang diseluruh dunia karena rasa dan keunikannya. Teh herbal sudah menjadi minuman favorit selama berabad-abad di seluruh dunia, terutama karena cita rasa yang khas dan manfaat teh herbal yang kaya bagi kesehatan. Buat kamu yang sering insomnia, ingin meredakan stres, ingin bisa tidur nyenyak, meningkatkan daya tahan tubuh, atau cuma sekedar mengincar minuman hangat tapi ingin menghindari kafein yang tinggi, kamu juga bisa menjadikan teh herbal sebagai alternatif.

Perlu diketahui, teh herbal sebenarnya tidak terbuat dari daun teh, melainkan dari rempah – rempah, bunga, ataupun daun. Meski tidak terbuat dari daun teh asli, soal rasa dan manfaat juga tidak kalah jika dibandingkan dengan teh asli.

Buat kamu yang ingin meracik teh herbal di dapurmu sendiri, aku juga sudah siapkan tips-nya di bawah ini. Dari sekian banyak varian teh herbal, berikut ini rekomendasi 7 jenis teh Herbal yang paling digemari yang bisa kamu nikmati sehari-hari, sekaligus cara membuatnya…

Manfaat 7 Jenis Teh Herbal yang Paling Digemari dan Cara Membuatnya

1. Teh Ginseng

Teh ginseng merupakan jenis teh herbal yang terbuat dari akar tanaman ginseng. Tanaman ginseng ini telah dipercaya selama ribuan tahun karena khasiatnya. Diperkaya akan antioksidan yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh, mengontrol tekanan darah, kesehatan jantung, bahkan meningkatkan gairah seksual.

Cara membuat teh ginseng dengan 5 langkah mudah :
– Siapkan akar dari tanaman ginseng
– Lalu rebus ke dalam air yang mendidih, tunggu sekitar 5 – 10 menit hingga sebagian rasanya larut, setelah itu angkat akarnya
– Tuang kedalam cangkir
– Tambahkan madu atau gula supaya lebih nikmat
– Teh ginseng siap disajikan

Baca juga: Gerakan Yoga yang Mudah untuk Atasi Vertigo

2. Teh Rosemary

Rosemary merupakan tanaman yang sering digunakan sebagai bumbu dan obat-obatan. Tidak hanya itu, rosemary juga bisa digunakan sebagai bahan dasar teh herbal. Karena, rosemary kaya akan vitamin, zat besi, dan kalsium. Adapun manfaatnya yaitu meningkatkan mood dan memori, kesehatan otak, dan melancarkan pencernaan.

Cara pembuatan teh rosemary :

– Siapkan dua tangkai daun rosemary / per cangkir
– Rebus air dengan panci hingga mendidih
– Setelah mendidih, tuang ke cangkir yang sudah ada daun rosemarynya
– Kemudian seduh ( bisa ditambahkan madu atau gula ) hingga larut
– Teh rosemary siap disajikan

3. Teh Peppermint

Teh peppermint merupakan teh herbal yang memiliki rasa dan aroma yang menyegarkan. Bukan hanya itu, teh herbal ini juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh seperti menyegarkan nafas, meningkatkan kesehatan kulit, bahkan solusi untuk diet.

Cara pembuatan teh peppermint :

– Siapkan daun peppermint secukupnya
– Rebus air di panci hingga mendidih
– Tuangkan air dalam cangkir yang sudah ada daun peppermint
– Tambahkan pemanis alami bila dibutuhkan
– Teh peppermint siap disajikan

4. Teh Lavender

Lavender kerap kali digunakan sebagai bahan dasar dari produk perawatan kulit dan minyak aromaterapi. Namun, lavender juga bisa dikonsumsi menjadi teh herbal. Karena memiliki banyak kandungan seperti vitamin C, antioksidan, dan magnesium. Manfaat dari lavender sendiri yaitu meredakan nyeri otot, mengatasi insomnia, dan meningkatkan sistem imun.

Cara pembuatan teh lavender :

– Siapkan 1 sdt bunga lavender kering
– Rebus air hingga mendidih
– Tuang ke dalam cangkir yang berisi bunga lavender, lalu diamkan selama 5 – 10 menit, semakin lama proses merendamnya, warnanya akan semakin pekat dan rasanya juga semakin kuat
– Campurkan pemanis asli seperti madu atau gula
– Teh lavender siap disajikan
– jika kamu baru pertama kali atau belum terbiasa mengonsumsi, takaran bunga lavendernya bisa setengah sendok saja.

5. Teh Chamomile

Teh Chamomile merupakan salah satu teh herbal yang cukup populer karena aroma dan rasanya yang menenangkan. Teh herbal ini mengandung senyawa dan antioksidan sehingga bermanfaat bagi kekebalan tubuh.

Cara membuat teh chamomile :

– Siapkan bunga chamomile kering
– Tuangkan ke dalam cangkir yang berisi air hangat
–  campurkan madu
– seduh hingga larut kemudian saring bunga chamomile
– teh chamomile siap disajikan
– waktu terbaik untuk mengonsumsi teh chamomile yaitu diminum sebelum tidur.

Baca juga: Menghadapi Kanker Payudara, Part 1 |Pertimbangan, Info Dokter, Biaya, Kendala, dll. #breastcancer

6. Teh Jahe

Jahe merupakan salah satu rempah – rempah yang memiliki segudang manfaat. Selain digunakan sebagai bumbu dan obat – obatan, jahe juga kerap kali dikonsumsi sebagai teh herbal. Manfaat dari teh jahe yaitu meredakan mual, mencegah kanker, meredakan sakit kepala, dll.

Cara pembuatan teh jahe :

– Rebus irisan jahe hingga mendidih
– Setelah itu tuang dalam cangkir
– Lalu campur madu atau gula

7. Teh Rosella

Rosella merupakan bunga yang mirip dengan bunga sepatu. Kelopak dan daunnya kerap kali digunakan sebagai teh herbal. Bunga rosella kaya akan kandungan asam organik, asam amino, dan vitamin C. Adapun manfaatnya adalah menurunkan tekanan darah, menyembuhkan masalah pencernaan, dan memiliki sifat anti inflamasi dan anti bakteri.

Cara pembuatan teh rosella :
– Ambil kelopak kering rosella secukupnya
– Lalu tuang air mendidih kedalam cangkir yang sudah terisi rosella
– Setelah itu campur pemanis alami seperti madu atau gula lalu seduh
– Teh rosella siap disajikan.

Itulah manfaat 7 Jenis Teh Herbal untuk Kesehatan yang paling digemari dan bagaimana cara membuatnya. Mengkonsumsi teh herbal bisa dijadikan rutinitas setiap hari, supaya badan kita kebal dari berbagai penyakit dan senantiasa sehat. Semoga artikel ini bisa membantu pembaca agar selalu mementingkan kesehatan. Karena, kesehatan adalah hal yang utama.

About Author

ditulis oleh

Firjon Balada

Freelance Content Writer. Anda bisa menghubungi Firjon melalui linkedin "Firjon Balada"